Review : Dongeng Ketigabelas – Diane Setterfield

Ceritakanlah padaku yang sesungguhnya.

Begitulah akar buku ini dikisahkan. Kalimat sederhana yang akan mengurai hubungan Vida Winter, sang novelis dengan Margaret Lea penulis Biografinya.

Sebuah permulaan yang membawa kita masuk kedalam alur kisah penulisan Biografi Vida Winter yang penuh tanda tanya. Aku seperti terjebak dalam pikiran Margaret, saat dia tidak berhasil menemukan Dongeng Ketigabelas di dalam buku tua berjudul Tiga Belas Dongeng-dongeng Perubahan dan Keputusasaan. Akupun terasa ikut menapakkan kaki di Angelfield, kunjungan demi kunjungan Margaret untuk membuktikan semua kisah yang dirangkai oleh Miss Winter benar adanya, bukan salah satu dongeng yang ia kisahkan atau mungkin malah dongeng ketigabelas yang selama ini Margaret (dan mungkin juga aku) cari dari setiap kisah yang Miss Winter ceritakan.

Kata demi kata dirangkai begitu detail, membawa aku benar-benar hanyut kedalam kisah si kembar dan hantu-hantu Angelfield. Kau harus siap dengan kejutan demi kejutan karena Diane Setterfield benar-benar memberikan ending yang mengejutkan. Ending yang tak pernah kau bayangkan hingga kau benar-benar berada diakhir kisahnya.

A must read book, untuk kamu yang menyukai misteri, yang menyukai kegelapan, yang menyukai kebusukan. Tapi diantara semua itu, cintalah penyebabnya, cintalah angkaranya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s