Flash Fiction : Kau yang Kusebut Hujan

Aku benci hujan. Karena itu aku adalah orang pertama di muka bumi ini yang mengucapkan syukur ketika musim panas datang. Aku tidak perlu takut hujan turun secara tiba-tiba lalu bersembunyi di sudut ruang karena tak ingin melihat hujan atau mendengar rintiknya. Aku tidak suka rasa panas yang menyengat, tapi rasa benci terhadap hujan lebih besar dari apapun.

“Aku rasa yah, Jakarta makin panas karena kamu, Ra.”

Aku terbahak karenanya.

“Pasti doa Kamu tiap malam,’Ya Tuhan, aku mohon besok jangan hujan’ kan?”

Aku makin terkekeh sementara, teman-temanku yang lain sepertinya sependapat dengan Damia.

Hujan adalah musuh sejatiku, dan semua orang tahu itu, yang mereka tidak pernah tahu, mengapa aku begitu benci pada hujan.

***

Namun hujan itu datang tanpa aku duga. Hari ini, sepagi ini. Ia berdiri di depan pintu ruang meeting. Suaranya bak petir yang menyambar, menyambar jiwaku. Seperti mesin waktu, petir itu mengembalikan aku pada masa lalu.

***

 Aku, Adri, dan seragam abu-abu yang penuh dengan coretan tandatangan.

“Kita putus,” dingin Adri mengucapkannya.

Meski hujan di luar sana, aku dapat mendengar jelas kalimat itu. Putus.

“Jangan pernah menunggu aku kembali.”

Lalu rintik hujan terasa seperti nyanyian kematian, menusuk langsung ke jantungku, mematikan jiwaku.

***

“Nama saya Adri Diantoro. Mulai hari ini saya adalah Marketing Manager Jakarta. Sebelumnya saya bekerja di kantor pusat kita, di Australia. Hari ini, ke depan, saya mohon kerja samanya.”

Perlahan kurasakan rintik hujan di telingaku. Namun nyanyian kali ini adalah hujan yang tak lebat, tak pula gerimis, namun menjanjikan curahan yang lebih lama. Dan aku tak tahu sampai bila. Pahitnya lagi, aku tak menemukan ruang untukku bisa bersembunyi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s